BUKAN MASALAH

Menjadi manusia itu dimanapun sama saja, akan ketemu masalah. Cerita gak akan jauh dari soal hubungan, keuangan, pekerjaan, kesehatan.

Ketemu masalah, lari bukanlah solusi. Hari ini lari, besok ketemu yang serupa lagi.

Makin takut dia datang, makin berani masalah menantang. Jangan lari dari masalah.

Kita menghindar, kita melemah.

Kita hadapi dan atasi, kita kuat.

Dan tahu bagaimana cara paling tepat mengatasi masalah..?

Dengan PENGETAHUAN.

Apapun masalahnya, kalo TAHU solusinya, ya beres. Kalo gak tahu solusinya, gak beres, sesimple itu sebenarnya.

Untuk tahu solusinya, kita belajar. Belajar ini bisa secara formal, atau pun secara informal.

Bentuk paling sederhana dan efektif dari belajar adalah bertanya. Tentunya bertanya kepada yang tahu, bertanya kepada yang kompeten..

Selain bertanya, jawaban juga bisa didapat bila dicari.

Di zaman digital seperti sekarang, banyak masalah yang ada di muka bumi sudah pernah dibahas orang beserta solusinya. Kalo mau cari tahu bisa ketemu jawaban.

Di masa kini, jarak masalah ke solusi itu bahkan cuma sejauh jari. Iya, modal gadget, tinggal ketik akan keluar banyak ide dan gagasan solusi. Tinggal pilih mau ikut yang mana.

Sekarang, ketika Anda belajar sesuatu dan mau diterapkan, waspada dengan satu bagian di dalam otak Anda bernama Otak Reptile. Beneran, ilmiah ini, bukan mengada-ada.

Si otak Reptile secara dari sananya punya fungsi 3F : FOOD, FIGHT, FUCK. Cari makan, bertahan hidup, dan berkembang biak.

Nah, saat kita mendapat suatu konsep baru setelah belajar, kita dipaksa untuk meninggalkan titik aman sekarang.

Bagi Otak Reptile ini, pindah titik itu ancaman. Ada ketidakpastian dan ketidakjelasan terhadap kehidupan.

Otak Reptile untuk menghindari ancaman secara otomatis akan menarik pikiran kembali ke titik awal, posisi sebelumnya. Bila diikuti, artinya tidak ada perubahan. Ini penyebab banyak orang sudah belajar dan ada niat mau berubah tapi gagal. Ke Roll Back sama si otak reptile.

BACA JUGA :   LINGKUNGAN TONIC & TOXIC

Tidak berubah, siap – siap saja menghadapi masalah yang sama, pusing datang lagi.

Dengan mengerti cara kerja otak, maka Anda akan bisa mengatasi gagal update software dan informasi. Masalah teratasi, jadi bukan masalah.

Balik cerita soal masalah, percaya saya, masalah itu bukan cuma milik orang – orang kecil / orang – orang susah saja.

Jangan kira masalah hanya buat orang di kasta bawah, orang kasta atas gak punya masalah.

Kita hidup di bawah langit yang sama. Potensi kena badainya sama. Sang Raja atau Yang Kaya, tetap bisa pusing juga.

Di bawah bisa keseret banjir, di atas bisa tersambar petir. Di bawah bisa mati tertumbur masalah, di atas bisa mati jatuh dari atas sana.

Kesimpulan dari cerita panjang lebar ini, kalo ada masalah, pastikan apa sebab utamanya. Lalu cari tahu apa solusinya. Terapkan.

Soal pusing selama masalah terjadi, 3 kata saja,, SEMUA AKAN BERLALU