ILMU DASAR MENJUAL

Jordan Belfort, pernah menjadi salah satu pialang saham paling hebat di masanya. Kisah hidupnya sampai diangkat dalam film yang dibintangi Leonardo DiCaprio, The Wolf Of Wall Street.

Kemampuan menjual Jordan begitu hebat, sampai para pemilik uang yang pintar bisa membeli saham-saham sampah yang nyaris tidak ada harganya dengan jumlah yang besar. Gara-gara itu Jordan jadi harus tidur di penjara 22 bulan + harus mengganti kerugian $110,4 juta kepada investor yang rugi.

Dalam satu wawancara setelah bebas, Jordan membagikan rahasianya bagaimana dia mampu menjual sampai sedahsyat itu.

Jordan berkata yang membedakan penjual amatir dan profesional adalah apakah mereka BERTANYA.
Penjual amatir tidak bertanya apa kebutuhan orang didepannya. Dia hanya langsung menawarkan produknya, menceritakan apa yang bisa dilakukan oleh produknya. Bahwa “ini produk terbaik, harganya paling murah, bisa ini itu segala macam”.

Sementara, penjual profesional, mereka menggali apa yang sedang dibutuhkan oleh orang didepannya.
Anda bisa menjelaskan produk Anda dari berbagai sisi, dari berbagai sudut penjelasan, tapi penjelasan terbaik itu adalah dari sisi kebutuhan si prospek.

Dan cara terbaik untuk mengetahui kebutuhan prospek adalah dengan bertanya. Apa yang sedang dicari, peruntukan, berapa anggaran pembelian, dan pertanyaan-pertanyaan penting lainnya.

Anda tidak main menawarkan langsung produk Anda. Tidak ada yang akan membeli apa yang tidak mereka butuhkan, bukan ?

Penjual amatir berpikir tugas mereka adalah menjual produknya kepada semua orang. Orang butuh atau nggak, pokoknya mereka beli. Tawarkan saja terus. Hasilnya..orang terganggu, nomor Anda di blok. Kalo lagi sial ya kena maki, gak enak kan jadinya..?

Sementara penjual profesional berpikir produknya harus ditawarkan kepada pasar yang tepat, untuk menyelesaikan masalah spesifik yang sedang dihadapi si calon pembeli. Produknya ditempatkan menjadi solusi atas masalah.

BACA JUGA :   MEMAAFKAN PEMBELI 

Penjual profesional menggali apa yang dibutuhkan si prospek, lalu mengaitkan apa yang bisa dilakukan oleh produknya untuk menjawab masalah itu.

Bagi penjual profesional, penjualan itu seperti sebuah permainan Link and Match, menjodohkan produk yang sesuai kepada orang yang sesuai. Bukan proses kawin paksa..!

Leave a Reply

Your email address will not be published.