MENJADI EKALAWYA

Mau pinter bisnis ? Belajarlah dari usaha yang sudah berhasil. Dari yang sudah jalan, ramai, bertahan, untung, dan cabang dimana-mana. Ilmunya jelas dan terbukti.

“Tapi pemilik bisnis mana yang baik hati mau ngajarin..?”

Tenang, ada, banyak, dimana-mana, bagus-bagus pula ilmunya.

Ekalawya di kisah Mahabarata, cuma belajar dari patungnya guru Drona saja kemampuan memanahnya bisa setara Arjuna.

Kita akan jadi Ekalawya kali ini, modal niat dan cara belajar yang tepat, bisa dapat banyak ilmu, walau gak ada fisik guru di depan mata.

Tadi di atas saya sebut ilmu yang bisa dipelajari ada banyak dan di mana-mana. Penasaran kan..? Oke saya bongkar caranya berikut ini :

Teknik belajar kita akan banyak menggunakan ANALISA & BERTANYA sebagai kunci.

Bila Anda mampir atau menggunakan layanan suatu bisnis, jangan cuma sekadar order atau pakai layanan mereka saja. Jangan cuma jadi penikmat dan pengguna.

Tapi lakukan pengamatan pada hal-hal yang ada di sekeliling anda, di seputar bisnis itu. Itulah ruang kelas Anda.

Anda pelajari apa yang ada di sana. Ide, gagasan, cara, strategi, semuanya dari bisnis itu.

Analisa dan ajukan pertanyaan-pertanyaan. Dengan pertanyaan yang bagus Anda akan mendapat jawaban yang bagus pula. Anda akan dapat ilmu yang berkualitas.

Masuk ke restoran misal, pernahkah terpikir
– Mengapa Anda memilih yang satu ini ?
– Kok sampai memutuskan makan di sini ?
– Kenapa gak di tempat lain ?
– Apa keunggulan tempat ini daripada yang lain ?
– Darimana Anda mendapat info tentang tempat ini ?
– Anda gali 10-20 pertanyaan.

Pertanyaan-pertanyaan itu bisa anda tanyakan dalam benak, Anda coba analisa dan temukan jawaban sendiri, atau langsung tanya kepada personel yang melayani. Kadang bisa dapat info juga model tembak langsung gini.

BACA JUGA :   STANDAR INDUSTRI

Dari memunculkan pertanyaan kita mendapat banyak informasi dan jawaban.

Kita jadi tahu :
– Siapa pasar yang disasar
– Cara si bisnis menjangkau pasar
– Saluran pemasaran apa yang dipakai
– Cara membuat promosi yang tajam dan mampu mempengaruhi
– Apa alasan dibuat seperti ini, dan jawaban-jawaban lain.

Bila Anda sedang mencari kebiasaan positif untuk ditekuni, rajin menganalisa bisnis orang bisa jadi pilihan.

Dengan banyak menganalisa Anda akan bisa menemukan hal-hal yang tidak tampak dan tidak tertulis di permukaan.

Anda bisa menyelami pikiran si pengelola bisnis dan belajar darinya. Makin sering menganalisa makin mahirlah Anda.

Model belajar seperti ini, sudah dapat ilmu, asik, murah meriah, perut kenyang, dan gak perlu korban ibu jari seperti Ekalawya.