NAIK TURUN NUSANTARA

Nusantara kita salah satu wilayah dengan kebudayaan dan peradaban yang tua. Banyak bangsa besar sudah berdiri dan tegak jauh sebelum era Majapahit atau Sriwijaya.

Mestinya kalo setua itu kita sudah maju luar biasa. Pembangunan harusnya terus bersambung dari zaman ke zaman, seperti kebesaran sang buyut yang di turunkan ke kakek, kakek ke ayah, ayah ke anak, anak ke cucu, dan cucu ke cicit.

Tapi anehnya tidak. Kebesaran satu dinasti seperti tersapu bersih tanpa jejak hilang terkubur waktu tak bersisa. Hari ini ada, besok sudah musnah, tiada. Mengapa bisa..?

Salah satu yang bisa menghapus semua kemajuan peradaban dalam 1 malam adalah bencana. Peradaban maju – di hapus bencana – maju lagi – di hapus bencana lagi. Bencana menjadi raksasa pemakan asa.

Indonesia dikenal sebagai negeri seribu pulau. Pertanyaannya, mengapa bisa ada seribu pulau..? Mengapa tidak satu daratan saja..? Jawabannya karena kita ada di zona patahan lempeng bumi yang terus saling bertabrakan dan melepaskan pecahan pecahan daratan.

Kisah bencana gempa bumi hari ini tak akan hanya terjadi sekali. Dia akan terus datang menerjang menantang kebudayaan agar tumbang. Terserah kamu, mau anggap sebagai kutukan musibah bangsa ini, atau sekadar fenomena alam yang membuat hidup semakin harus kuat berjuang

BACA JUGA :   XIAOMI DAN LOMPATAN PERADABAN