SAYA MESTI BISNIS APA ?

Masuk satu ibu ke toko istri saya, cari meja. Setelah ngobrol panjang lebar, saya tertarik dengan pernyataan nya :

“Aku gak tau mau bisnis apa, Ce, usaha ku sekarang pun aku gak yakin”

Tergelitik saya punya telinga.

“Bu, boleh saya tanggapi..?” Si ibu menoleh, lalu mengangguk.

Saya mulai kasih pandangan:

Sadarkah Ibu bila kebanyakan bisnis yang ada di dunia ini adalah bisnis yang sudah pernah dikerjakan oleh orang lain sebelumnya. Tidak baru-baru banget.

Sebut saja bisnis makanan, minuman, jajanan. Apa yang baru ? Paling cara penyajiannya, variannya, kemasannya, rasanya, merek nya. Itu-itu saja yang diubah-ubah.

Tapi secara kategori ya barang yang sudah ada sejak lama. Dan ternyata, kesempatan untuk bisa sukses tetap sama.

Es teh misal ? ada yang sehari bisa 200 cup, tuh.. Jualan tahu krispi, ada yang satu jam bisa 100 potong. Bahkan cuma jualan tempe mendoan ada yang sudah berkembang sampai 5 titik di Palembang ini.

Penghasilan bersih mereka bisa juta-jutaan, dari “cuma” mengerjakan apa yang sudah ada sebelumnya.

Balik ke masalah ibu,, masalah muncul karena ibu berpikir terlalu ribet dan khawatir pada banyak hal sebelum memulai.

Padahal, di kenyataan banyak dari pikiran itu yang tidak terjadi sama sekali. Cuma ketakutan tak beralasan semata. Stop semua itu.

Sekarang, sebagai langkah awal, ibu pilih saja satu yang Ibu suka kerjakan, apakah jualan makanan atau minuman, atau apapun, lalu mulai seriusi.

Ibu cari siapa yang sudah berhasil di bidang yang sama, ikuti pola dan langkah mereka. Bahasa kerennya dia jadi role model ibu.

Asal mau bertanya dan belajar, ada banyak petunjuk yang bisa didapat. Soalnya kesuksesan selalu meninggalkan jejak. Tidak semua mesti ibu temukan sendiri caranya. Lama. Dan berdarah-darah bisa.

BACA JUGA :   ABU ABU ITU PUTIH 

Tidak perlu khawatir akan gagal. Selama dikerjakan dengan betul, UMKM gak semudah itu jatuh.

“Ah masa ?” ragu si ibu

Ibu bayangkan, modal 3 juta perak pun sudah bisa mulai jualan, pakai TENDA LIPAT dan MEJA PORTABEL. Gak rumit untuk mulainya.

Gak paham jualan online ala kekinian ? Gak apa, jualan cara jadul saja, dekati pembeli. Cari titik yang ramai

Ternyata tempat tidak bagus untuk bisnis ? tinggal pindah, jangan susah-susah.

UMKM itu rumus sukses nya bisa sederhana sekali, cukup CARI SAMPAI KETEMU LOKASI YANG PAS UNTUK BISNIS. Sekali lagi, tidak cocok ? pindah..!

Bandingkan sama mereka yang pakai ruko, bila lokasi tidak ramai, bakalan seperti ketemu simalakama.

Mau ditinggal tapi sayang sama biaya sewa dan renovasi yang sudah keluar. Kalau di lanjutkan berdarah-darah harus infus biaya operasional tiap bulan.

So, besar tidak selamanya hebat, kecil tidak selamanya jelek.

Asal dikerjakan dengan tekun, yang kecil pun akan jadi besar pada waktunya.

Jadi Bu, Jangan habiskan waktu mencari keputusan terbaik, tapi putuskan satu dan jadikan yang terbaik.

Saya lihat mata si ibu sekarang seperti ada api. Mulai panas nih.